Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?

Diposting pada

Iklan sebelum konten single

Di postingan ini kami akan ulas mengenai Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?. Imam An‐Nawawi menyatakan, “Derma yang terpuji adalah pemberian untuk jalan kebajikan, kesetiaan, keluarga atau tamu”. Sementara itu Al‐Qurthubi menyambung, “Berinfak meliputi perkara yang fardu dan sunnah”.

Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?

Allah Swt berfirman, “Dan barang apa saja yang engkau nafkahkan, maka Allah bakal menggantinya dan Dia­lah pemberi rizki yang sebaik­baiknya.” (Sabaa’ [34]: 39)

Seorang muslim yang berderma di jalan Allah, maka Dia bakal menggantikannya dengan yang lebih bagus. Segala apa yang ada di kekuasaan manusia akan rusak dan musnah. Sedang pengganti yang sudah disiapkan Allah, gak akan binasa atau punah. Kemudian Dia menegaskan dengan firman‐Nya.

Kebaikan Pemberi rizki yang dimaksud dalam ayat di atas ada pada 4 hal:

  1. Allah gak bakal menundanya dari waktu yang diperlukan.
  2. Allah gak mengurangi dari batas yang diperlukan.
  3. Allah enggak perhitungan.
  4. Allah enggak merasa berat untuk memberi pahala.

Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?

Allah berfirman, “Setan menjanjikan (menakut­nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir), sedang Allah menjadikan untukmu ampunan dari­Nya dan karunia. Dan Allah Maha luas (karunia­Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al‐Baqarah [2]: 268)

Tafsir ayat di atas menurut Ibnu Katsir sebagai berikut:

“Asy­syaithaanu ya’idukum” (Setan menjanjikan (menakut­nakuti) kamu), artinya setan menakuti kita dengan kepapaan, agar kamu enggak menyedekahkan apa yang kita miliki di jalan Allah.

“Waya’murukum bil fahsyaa” (Dan menyuruh kamu berbuat kejahatan), berarti selain setan menakut‐nakuti dengan kesengsaraan, sehingga manusia gak mau berinfak, dia juga menginstruksikan manusia untuk melakukan kemungkaran, dan segala perkara yang dilarang Allah Swt.

“Wallaahu ya’idukum maghfiratan minhu” (Sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada­Nya), bagaikan sebuah perbandingan dengan apa yang telah ditugaskan setan untuk melakukan hal‐hal keji.

“Wa fadhlan” (Dan karunia), berarti laksana perbandingan dengan apa yang diperbuat setan dalam menakut‐nakuti manusia dengan kesengsaraan. “Dan Allah Maha Luas (karunia­Nya) lagi Maha Mengetahui”.

Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?

Menurut Al‐Qurthubi, maghfirah adalah tertutupnya dosa atau ‘aib hamba tatkala di dunia dan akhirat. Sementara itu anugerah (fadhlan) adalah rezeki di dunia dan keluasan serta kenikmatan dunia akhirat, semuanya yakni janji Allah Swt.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah Saw bersabda, “Allah berfirman, Berdermalah kamu, pasti Aku bakal bersedekah kepadamu”.

Dari Asma’ binti Abu Bakar r.a, ia berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Berikanlah, dan jangan kamu tahan! Bila kamu tahan, Allah juga bakal menahan (rezekimu)”.

Rasulullah Saw bersabda, “Berdermalah, dan jangan kamu tahan, (kalau itu kamu lakukan) Allah akan menahan karunia­Nya padamu”.

Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?

Rasulullah Saw juga bersabda, “Janganlah kamu tahan (sedekahmu), (jika itu kamu kerjakan) Allah Swt juga bakal menahan (derma­Nya) kepadamu, dan permudahlah semampumu dalam memberi”.

Rasulullah Saw juga bersabda, “Janganlah kamu simpan (sedekahmu), niscaya Allah pun akan menyimpan (derma­Nya) kepadamu.”

Hadis tersebut pun menyimpan makna, kita dilarang sungkan dalam berinfak sebab takut bangkrut. Seperti mana bunyi hadis yang diriwayatkan dari Asma’, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Bersedekahlah dan jangan menghitung­hitung sedekahmu. Kalau itu kamu kerjakan, Allah juga bakal menghitung­hitung berkah­Nya untukmu. Dan, janganlah engkau menahan sedekahmu, bila itu Anda lakukan, Allah juga akan menahan karunia­Nya buatmu”.

Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?

Hadis ini dijelaskan oleh Al‐Munawi berikut ini, ‘Berdermalah’, artinya bersedekahlah kamu, Wahai Asma’ binti Abu Bakar As‐Shiddik. ‘Jangan kamu hitung­hitung’, maksudnya jangan sedikit pun kamu sisakan pemberianmu untuk kamu simpan atau jangan kamu hitung‐hitung harta yang kamu sedekahkan, bisa jadi itu yang membuat kamu enggak jadi buat berinfak.

Sementara maksud kalimat ‘Allah Swt juga akan menahan pemberian­Nya buatmu’ yaitu Allah Swt bakal mengurangi rezekimu dengan jalan mencabut keberkahan, menahan karunia atau dengan menghitung‐hitung amalmu di akhirat nanti”.

Imam An‐Nawawi menambahkan, “Allah Swt akan menahan pemberian‐Nya padamu, kalau kamu menahan dermamu. Dia pelit kepadamu, apabila kamu pelit. Seperti itu pula Dia akan menahan karunia‐Nya buat disediakan padamu sebagai halnya kamu menahan sedekahmu”.

Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?

Rasulullah Saw bersabda, “Wahai Bilal, berdermalah! Dan jangan takut miskin terhadap Dzat yang memiliki Arsy’”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Ada seorang laki­laki melamun di tanah lapang, mendadak dia mendengar bunyi dari arah awan, ‘Siramlah lahan si fulan,’ maka awan itu bergerak ke arah lahan tersebut. Selanjutnya timbullah hujan deras sampai­sampai saluran air yang terdapat di lahan tersebut penuh dengan air. Laki­laki tadi penasaran, lalu datang ke lahan itu. Dia mendapati seorang laki­laki tegak di tengah lahan sedang membereskan aliran air dengan paculnya.

Laki­laki yang pertama menyapa, ‘Wahai hamba Allah, siapa namamu?’ Laki­laki pemilik lahan itu menjawab, ‘Namaku Fulan.’ Nama yang sama yang disebutkan oleh suara dari awan. Empunya lahan balik bertanya, ‘Wahai tuan, kenapa Anda menanyakan namaku?’

Laki­laki itu menjawab, ‘Aku tadi mendengar suara berasal dari awan yang mengakibatkan turunnya hujan ini mengatakan begini, ‘Siramlah lahan si Fulan’ persis dengan namamu. Sebenarnya apa yang Anda lakukan, hingga Anda mendapat kehormatan ini?’

Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?

Lantas dijawab oleh pemilik lahan, ‘Jika itu yang Anda tangkap, sebenarnya begini. Tiap kali lahan ini panen, maka aku bakal menginfakkan sepertiganya. Sepertiga yang lain buat makan aku dan keluargaku. Sementara sepertiganya lagi aku pakai untuk menanam kembali lahan ini”.

Dalam riwayat yang lain, “Sepertiganya aku bagikan untuk orang­orang miskin, para pengemis, juga ibnu sabil”.

Abu Darda berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Tiap pagi tiba, seseorang selalu diikuti 2 malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti untuk orang yang derma’, sementara malaikat yang lainnya berdoa, ‘Ya Allah, binasakanlah orang yang kikir.’”

Sekian info tentang Apakah Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Infakkan ?, kami harap post ini membantu kalian. Kami Berharap artikel ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *