Dalil Taqwa dalam Al-quran

Diposting pada

Iklan sebelum konten single

Dalil Taqwa dalam Al-quran – Dua dalil nash yang menunjukkan bahwa taqwa termasuk di antara sebab rizki, Di antaranya:

Firman Allah Surat Ath-Thalaq ayat 2 – 3

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya”.

Dalil Taqwa dalam Al-quran

Dalam ayat di atas, Allah menjelaskan bahwa orang yang merealisasikan taqwa akan dibalas Allah dengan dua hal.

Pertama, “Allah akan mengadakan jalan keluar baginya”. Artinya, Allah akan menyelamatkannya (sebagaimana dikatakan Ibnu Abbas Radhiallaahu’anhu) dari setiap kesusahan dunia maupun akhirat. Ada pendapat lain yang menyatakan akan dilapangkan dari perkara yang menyempitkan hidupnya.

Kedua, “Allah akan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka”. Artinya, Allah akan memberinya rizki yang tak pernah ia harapkan dan angankan. Ibnu Uyainah menyebutnya dengan rezeki yang berkah.

Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan: “Maknanya, barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah dengan melakukan apa yang diperintahkan-Nya dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya, niscaya Allah akan memberinya jalan keluar serta rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari arah yang tidak pernah terlintas dalam benaknya”.

Firman Allah dalam Surat Al-A’raf ayat 96

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat- ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri”.

Dalam ayat yang mulia ini Allah menjelaskan, seandainya penduduk negeri-negeri merealisasikan dua hal, yakni iman dan taqwa, niscaya Allah akan melapangkan kebaikan (kekayaan) untuk mereka dan memudahkan mereka mendapatkannya dari segala arah.

Ayat ini ditafsirkan oleh Ibnu Katsir, yaitu mereka meyakini sekaligus membenarkan risalah yang dibawa oleh para rasul, dan menaati semua perintah serta meninggalkan semua larangannya. Jika itu yang mereka lakukan, “Pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, yaitu curahan hujan dari langit, dan kesuburan bumi”.

Alangkah agung dan besar buah taqwa itu! Abdullah bin Mas’ud berkata: “Sesungguhnya ayat terbesar dalam hal pemberian janji jalan keluar adalah: “Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya”.

Janji Allah yang terdapat dalam ayat yang mulia tersebut terhadap orang-orang beriman dan bertaqwa mengandung beberapa hal, di antaranya:

1. Janji Allah untuk membuka (keberkahan) bagi mereka

Imam Al-Baghawi berkata, Ia berarti mengerjakan sesuatu secara terus menerus. Atau seperti kata Imam Al-Khazin, “Tetapnya suatu kebaikan Tuhan atas sesuatu”.

Jadi, yang dapat disimpulkan dari makna kalimat “kebaikan Tuhan” adalah bahwa apa yang diberikan Allah disebabkan oleh keimanan dan ketaqwaan mereka merupakan kebaikan yang terus menerus, tidak ada keburukan atau konsekuensi apa pun atas mereka sesudahnya.

Tentang hal ini, Sayid Muhammad Rasyid Ridha berkata: “Adapun orang-orang beriman maka apa yang dibukakan untuk mereka adalah berupa berkah dan kenikmatan. Dan untuk hal itu, mereka senantiasa bersyukur kepada Allah, ridha terhadap-Nya dan mengharapkan karunia-Nya. Lalu mereka menggunakannya di jalan kebaikan, bukan jalan keburukan, untuk perbaikan bukan untuk merusak. Sehingga balasan bagi mereka dari Allah adalah ditambahnya berbagai kenikmatan di dunia dan pahala yang baik di akhirat”.

Syaikh Ibnu Asyur mengungkapkan hal itu dengan ucapannya: adalah kebaikan yang murni yang tidak ada konsekuensinya di akhirat. Dan ini adalah sebaik-baik jenis nikmat”.

2. Kata berkah disebutkan dalam bentuk jama’

Sebagaimana firman Allah: Pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berbagai berkah”. Ayat ini, sebagaimana disebutkan Syaikh Ibnu Asyur untuk menunjukan banyaknya berkah sesuai dengan banyaknya sesuatu yang diberkahi.

Allah berfirman:

“Berbagai keberkahan dari langit dan bumi”. Menurut Imam Ar-Razi, maksudnya adalah keberkahan langit dengan turunnya hujan, keberkahan bumi dengan tumbuhnya berbagai tanaman dan buah-buahan, banyaknya hewan ternak dan gembalaan serta diperolehnya keamanan dan keselamatan. Hal ini karena langit adalah laksana ayah, dan bumi laksana Ibu. Dari keduanya diperoleh semua bentuk manfaat dan kebaikan berdasarkan penciptaan dan pengurusan Allah”.

Demikian info tentang Dalil Taqwa dalam Al-quran semoga bermanfaat.

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *