komunitas sb1m
Daftar Sekarang! Temukan Rahasia Bangun Web Sederhana Klik di sini

Hijrah di Jalan Allah sebagai Sarana Pembuka Rezeki

Seminar SMO dan Privat FB Ads

Hijrah di Jalan Allah sebagai Sarana Pembuka Rezeki – Allah menjadikan hijrah di jalan Allah sebagai kunci di antara kunci-kunci rizki. Hijrah sebagaimana dikatakan oleh Imam Ar-Raghib Al-Ashfahani adalah keluar dari negeri kafir kepada negeri iman, sebagaimana para sahabat yang berhijrah dari Makkah ke Madinah.

Hijrah di Jalan Allah sebagai Sarana Pembuka Rezeki

smart detox

Dan hijrah di jalan Allah itu, sebagaimana dikatakan oleh Sayid Muhammad Rasyid Ridha harus dengan sebenar-benarnya. Artinya, maksud orang yang berhijrah dari negerinya itu adalah untuk mendapatkan ridha Allah dengan menegakkan agama-Nya yang ia merupakan kewajiban baginya, dan merupakan sesuatu yang dicintai Allah, juga untuk menolong saudara-saudaranya yang beriman dari permusuhan orang-orang kafir.

Dalil Syar’i Bahwa Hijrah di Jalan Allah Termasuk Kunci Rizki

Di antara dalil yang menunjukkan bahwa berhijrah di jalan Allah termasuk kunci rizki adalah firman Allah: Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak”. (An-N i sa’: 100).

Dalam ayat yang mulia ini, Allah menjanjikan bahwa orang yang berhijrah di jalan Allah akan mendapati dua hal: Pertama, tempat hijrah yang luas, kedua, rizki yang banyak.

Yang dimaksud tempat hijrah sebagaimana dikatakan oleh Imam Ar-Razi adalah, barangsiapa berhijrah di jalan Allah ke negeri lain, niscaya akan mendapati di negerinya yang baru itu kebaikan dan kenikmatan yang menjadi sebab kehinaan dan kekecewaan para musuhnya yang berada di negeri asal-nya. Sebab orang yang memisahkan diri dan pergi ke negeri asing, sehingga mendapatkan ketentraman di sana, lalu berita itu sampai kepada negeri asalnya, niscaya penduduk asli negeri itu akan malu atas buruknya mua’amalah (perlakuan) yang mereka berikan, sehingga dengan demikian mereka merasa hina.

Sedang yang dimaksud, rizki yang banyak (keluasan), yaitu keluasan rizki. Inilah yang dikatakan oleh Abdullah bin Abbas dalam menafsirkan ayat ini. Juga dikatakan oleh Ar-Rabi’, Adh- Dhakkak, Atha’ dan mayoritas ulama.

Qatadah berkata: “Maknanya, keluasan dari kesesatan kepada petunjuk dan dari kemiskinan kepada banyaknya kekayaan”.

Imam Malik berkata: “Keluasan yang dimaksud adalah keluasan negeri”.

Mengomentari ketiga pendapat di atas, Imam Al-Qurthubi mengatakan: “Pendapat Imam Malik lebih dekat pada kefasihan ungkapan bahasa Arab. Sebab keluasan negeri dan banyaknya bangunan menunjukkan keluasan rizki. Juga menunjukkan kelapangan dada yang siap menanggung kesedihan dan pikiran serta hal-hal lain yang menunjukkan kemudahan”.

Pendapat mana saja yang kita ambil dari ketiga pendapat di atas, yang jelas semuanya menunjukkan bahwa orang yang berhijrah di jalan Allah akan mendapatkan janji dari Allah berupa keluasan rizki, baik dengan ungkapan langsung maupun secara tidak langsung.

Dan sungguh janji Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Menentukan adalah suatu janji yang haq serta tidak pernah luput. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah?

Sungguh dunia telah dan sampai sekarang masih menyaksikan kebenaran janji ini. Dan orang yang mengetahui sedikit te ntang sejarah Islam pun sudah tahu akan peristiwa hijrahnya para sahabat Rasulullah ke Madinah.

Ketika para sahabat meninggalkan rumah-rumah, harta benda dan kekayaan mereka untuk hijrah di jalan Allah, Allah serta merta mengganti semuanya. Allah memberikan kepada mereka kunci-kunci negeri Syam, Persia dan Yaman. Allah be rikan ke pada mere ka ke kuasaan atas istana-istana ne geri Syam yang merah, juga istana Mada’in yang putih. Ke pada mere ka juga dibukakan pintu-pintu Shan’a, serta ditundukkan untuk mereka berbagai simpanan ke kayaan Kaisar dan Kisra.

Imam Ar-Razi menjelaskan kesimpulan tafsir ayat yang mulia ini berkata: “Walhasil, seakan-akan dikatakan, Wahai manusia! Jika kamu membenci hijrah dari tanah airmu hanya karena takut mendapatkan kesusahan dan ujian dalam perjalananmu, maka sekali-kali jangan takut! Karena sesungguhnya Allah akan memberimu berbagai nikmat yang agung dan pahala yang besar dalam hijrahmu. Hal yang kemudian menyebabkan kehinaan musuh-musuhmu dan menjadi sebab bagi kelapangan hidupmu”.

smart detox

Demikian info tentang Hijrah di Jalan Allah sebagai Sarana Pembuka Rezeki semoga bermanfaat.

Komunitas SB1M
loading...
Program Reseller Pijar Rabbani

Leave a Reply