komunitas sb1m
Daftar Sekarang! Temukan Rahasia Bangun Web Sederhana Klik di sini

Membuka Pintu Rezeki dengan Membantu Sesama

Seminar SMO dan Privat FB Ads

Membuka Pintu Rezeki dengan Membantu Sesama – Termasuk di antara penyebab datangnya rizki adalah menolong sesama. Ketika Nabi Musa a.s pergi dalam keadaan takut, maka Allah Swt memberikan keamanan kepadanya, dan ketika ia lapar, Dia memberikan kepadanya rezeki, ketika ia bujangan Allah Swt mempertemukannya dengan putri seorang laki‐laki yang saleh.

Membuka Pintu Rezeki dengan Membantu Sesama

Nabi Musa a.s memberikan minum ternak, sedangkan ia tidak mengharapkan imbalan apa‐apa. Maka ia mendapatkan ternak yang banyak setelah menyelesaikan kontrak selama delapan tahun, dan ditambah dua tahun lagi.

Allah Swt berfirman dalam surat Al-qasas ayat 23 – 28

Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Madyan, di sana ia menjumpai sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya). Musa berkata, “Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?” Kedua wanita itu menjawab, “Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum penggembala­penggembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya”.

Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya Aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang  Engkau turunkan kepadaku”.

Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan dengan malu­malu. Ia berkata, “Sesungguhnya bapakku memanggilmu agar ia memberikan balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami”. Maka tatkala Musa mendatangi bapaknya (Syu’aib) dan menceritakan kepadanya cerita (mengenai dirinya), Syu’aib berkata, “Janganlah kamu takut. Kamu telah selamat dari orang­orang yang zalim itu”.

Salah seorang dari kedua wanita itu berkata, “Ya bapakku, ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”.

smart detox

Berkatalah dia (Syu’aib), “Sesungguhnya Aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua putriku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun, maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu, dan Aku tidak hendak memberatkan kamu. Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang­ orang yang baik”.

Dia (Musa) berkata, “Itulah (perjanjian) antara aku dan kamu. Mana saja dari kedua waktu yang ditentukan itu aku sempurnakan, maka tidak ada tuntutan tambahan atas diriku (lagi). Dan Allah adalah saksi atas apa yang kita ucapkan”.

Ketika Nabi Musa a.s pergi dalam keadaan takut, maka Allah Swt memberikan keamanan kepadanya, dan ketika ia lapar, Dia memberikan kepadanya rezeki, ketika ia bujangan Allah Swt mempertemukannya dengan putri seorang laki‐laki yang saleh.

Nabi Musa a.s memberikan minum ternak, sedangkan ia tidak mengharapkan imbalan apa‐apa. Maka ia mendapatkan ternak yang banyak setelah menyelesaikan kontrak selama delapan tahun, dan ditambah dua tahun lagi.

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah Saw bersabda,

“Barang siapa meringankan beban seorang mukmin di dunia, maka Allah akan meringankan bebannya kelak di akhirat. Barang siapa yang memudahkan orang yang mengalami kesulitan, niscaya Allah Swt memudahkan baginya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib (cacat) seorang muslim, niscaya Allah Swt menutup aibnya di dunia dan di akhirat. Allah Swt mau menolong seorang hamba, selama ia mau menolong saudaranya”.

“Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu, maka Allah Swt memudahkan baginya jalan menuju ke surga, dan tiada suatu kaum yang duduk di dalam masjid untuk membaca Al­Quran dan mereka saling mengkaji isinya, kecuali mereka akan mendapatkan ketenangan, rahmat, di kelilingi malaikat, dan disebut oleh Allah di kalangan malaikat di sisi­Nya. Barang siapa mengakhirkan amal perbuatannya, maka balasan amal perbuatannya pun tidak dipercepat”.

Ibnu Umar meriwayatkan, bahwa Rasulullah Saw bersabda,

smart detox

“Seorang muslim dengan muslim lainnya adalah bersaudara, keduanya tidak saling menzalimi dan tidak menyerahkan kepada musuh. Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Barang siapa yang memberikan jalan keluar dari kesusahan seorang muslim, niscaya Allah menghilangkan kesusahannya di hari kiamat. Barang siapa yang menutup aib seorang muslim, niscaya Allah menutup aibnya di hari kiamat”.

Demikian info tentang Membuka Pintu Rezeki dengan Membantu Sesama semoga bermanfaat.

Komunitas SB1M
loading...
Program Reseller Pijar Rabbani

Leave a Reply