Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

Sekarang kami akan jelaskan mengenai Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus. Di antara hal yang menyibukkan hati kebanyakan umat Islam adalah mencari rizki. Dan berdasarkan pengamatan, sejumlah umat Islam mengamati bahwa berpegang dengan Islam akan mengurangi rizki mereka.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

Tidak cuma sebatas itu, pun lebih parah dan menyedihkan lagi bahwa ada sejumlah orang yang masih berharap menjaga sebagian keharusan syari’at Islam tetapi mereka menyangka bahwa sekiranya berkeinginan mendapatkan kemudahan di bidang materi dan kemapanan ekonomi hendaknya menutup mata dari sebagian regulasi-undang-undang Islam, terutamanya yang berkenaan dengan halal dan haram.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

Mereka itu lupa atau pura-pura lupa bahwa Sang Khaliq tidaklah mensyariatkan agama-Nya hanya sebagai pedoman bagi umat manusia dalam perkara-perkara akhirat dan kebahagiaan mereka di sana saja. Namun Allah mensyariatkan agama ini juga untuk menunjuki manusia dalam urusan kehidupan dan kebahagiaan mereka di dunia. Malah do’a yang acap kali dipanjatkan Nabi kita, kekasih Yang Semesta Alam, yang diciptakan-Nya sebagai figur bagi umat manusia yaitu:

“Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api Neraka”.

Allah dan Rasul-Nya yang mulia tidak meninggalkan umat Islam tanpa petunjuk dalam kegelapan, berada dalam keraguan dalam usahanya mencari penghidupan. Melainkan sebaliknya, karena-karena rizki itu telah dikuasai dan ditunjukkan. Jikalau umat ini berharap memahaminya, menyadarinya, berpegang teguh dengannya serta memakai sebab-sebab itu dengan baik, niscaya Allah Maka Yang Pemberi Rizki dan mempunyai kekuatan akan memudahkannya menempuh jalan-jalan untuk mendapatkan rizki dari tiap arah, serta akan dibukakan untuknya kebarokahan dari langit dan bumi.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

Berikut ini sebagian karena atau kunci untuk mendapatkan rezeki

1. Istighfar dan Taubat

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhan-Mu’, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai”. (QS. Nuh: 10-12)

Ayat-ayat di atas menjelaskan metode menerima hal-hal berikut dengan istighfar.

  1. Ampunan Allah terhadap dosa-dosanya.
  2. Diturunkannya hujan yang lebat oleh Allah.
  3. Allah akan membanyakkan harta dan si kecil-buah hati.
  4. Allah akan menciptakan untuknya kebun-kebun.
  5. Allah akan menghasilkan untuknya sungai-sungai.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

2. Taqwa

Imam An-Nawawi mendefinisikan taqwa dengan “Mentaati perintah dan larangan-Nya”. Maksudnya, menjaga diri dari kemurkaan dan adzab Allah. Menerangkan itu, siapa yang tidak menjaga dirinya, dari tindakan dosa, berarti dia bukanlah orang bertaqwa. Ia orang yang memandang dengan kedua matanya apa yang diharamkan Allah, atau memperdengarkan dengan kedua kupingnya apa yang dimurkai Allah, atau mengambil dengan kedua tangannya apa yang tidak diridhai Allah, atau berjalan ke daerah yang dikutuk Allah, berarti tidak menjaga dirinya dari dosa.

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya”. (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Dalam ayat hal yang demikian, Allah membeberkan bahwa orang yang merealisasikan taqwa akan dibalas Allah dengan dua hal.

  • Allah akan mengadakan jalan keluar baginya, artinya Allah akan menyelamatkannya dari setiap kesulitan dunia ataupun akhirat.
  • Allah akan memberinya rizki dari arah yang tak disangka-sangka, artinya Allah akan memberinya rizki yang tidak pernah dia harapkan dan angankan.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

3. Tawakkal kepada Allah

Hakekatnya makna tawakkal terhadap Allah dengan sebenar-benar tawakkal, Al-Mulla Ali Al-Qori berkata: “Hendaknya kalian kenal secara yakin bahwa tak ada yang bertingkah dalam alam bentuk ini kecuali Allah, dan bahwa tiap-tiap yang ada, baik makhluk ataupun rizki, pemberian atau pelarangan, bahaya atau manfaat, kemiskinan atau kekayaan, sakit atau sehat, hidup atau mati dan seluruh hal yang disebut sebagai sesuatu yang maujud (ada), semuanya itu adalah dari Allah”.

Beberapa dalil perihal tawakkal ialah di antara karena diturunkannya rizki ialah:

  • “Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”. (QS. Ath-Thalaq: 3).
  • Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Al-Muba-rak, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Qhudha’i dan Al-Baghawi meriwayatkan dari Umar bin Khaththab bahwa Rasulullah bersabda: “Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang”.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

4. Beribadah sepenuhnya terhadap Allah

Ada sebagian nash yang menunjukkan bahwa beribadah sepenuhnya kepada Allah termasuk di antara kunci-kunci rizki. Sebagian nash tersebut di antaranya ialah:

  • Hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim dari Abu Hurairah, dari Nabi beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah berfirman, ‘wahai anak Adam!, beribadahlah sepenuhnya kepada-Ku, niscaya Aku penuhi (hatimu yang ada) di dalam dada dengan kekayaan dan Aku penuhi kebutuhanmu. Jika tidak kalian lakukan, niscaya Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan dan tidak Aku penuhi kebutuhanmu (kepada manusia)’.”
  • Hadits riwayat Imam Al-Hakim dari Ma’qal bin Yasar ia berkata, Rasulullah bersabda: “Tuhan kalian berkata, ‘Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku sepenuhnya, niscaya Aku penuhi hatimu dengan kekayaan dan Aku penuhi kedua tanganmu dengan rizki. Wahai anak Adam, jangan jauhi Aku sehingga Aku penuhi hatimu dengan kefakiran dan Aku penuhi kedua tangamu dengan kesibukan”.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

5. Melanjutkan Haji dengan Umrah

Syaikh Abul Hasan As-Sindi membeberkan tentang maksud melanjutkan haji dengan umrah atau sebaliknya berkata: “Jadikanlah salah satunya mengikuti yang lain, dimana dia dikerjakan sesudahnya”. Artinya, jika kalian menunaikan haji karenanya tunaikanlah umrah. Dan seandainya kalian menunaikan umrah karenanya tunaikanlah haji, karena keduanya saling mencontoh.

Imam Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Hibban meriwayatkah dari Abdullah bin Mas’ud ra. berkata, Rasulullah bersabda: “Lanjutkanlah haji dengan umrah, karena sesungguhnya keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa, sebagaimana api dapat menghilangkan kotoran besi, emas dan perak. Dan tidak ada pahala haji yang mabrur itu melainkan Surga”.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

6. Silaturrahim

Di antara dalil bahwa silaturrahim termasuk kunci-kunci rizki merupakan :

  • Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., ia berkata, Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturrahim”.
  • Hadits riwayat Imam Al-Bukhari dari Anas bin Malik ra. bahwasanya Rasulullah bersabda: “Siapa yang suka untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan usianya (dipanjangkan umurnya), hendaklah ia menyambung silaturrahim”.
  • Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim dari Abu Hurairah ra., dari Nabi beliau bersabda: “Belajarlah tentang nasab-nasab kalian sehingga kalian bisa menyambung silaturrahim. Karena sesungguhnya silaturrahim adalah (sebab adanya) kecintaan terhadap keluarga (kerabat dekat), (sebab) banyaknya harta dan bertambahnya usia”.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

7. Infak di Jalan Allah

Syaikh Ibnu Asyur berkata, “Maka dimaksud dengan infak di sini adalah infak yang disarankan dalam agama. Seperti berinfak terhadap orang-orang fakir dan berinfak di jalan Allah untuk menolong agama”. Dalil yang menyebutkan bahwa infak di jalan Allah ialah kunci rezeki yakni :

  • “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rizki yang sebaik-baiknya”. (QS. Saba’: 39).
  • “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah: 268).
  • Hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra, Nabi memberitahukan kepadanya: “Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, Wahai anak Adam, berinfaklah, niscaya Aku berinfak (memberi rizki) kepada-Mu”.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

8. Berinfak ke pada Penuntut Ilmu Syari’ Sepenuhnya

Termasuk kunci-kunci rizki yakni memberi nafkah kepada orang yang sepenuhnya menuntut ilmu syari’at (agama). Dalil yang menonjolkan hal ini merupakan hadits riwayat At-Tirmidzi dan Al-Hakim dari Anas bin Malik ra. bahwasanya dia berkata: “Dahulu ada dua orang saudara pada masa Rasulullah SAW. Salah seorang daripadanya mendatangi Nabi dan (saudaranya) yang lain bekerja. Lalu saudaranya yang bekerja itu mengadu kepada Nabi maka beliau bersabda: Mudah-mudahan engkau diberi rizki dengan sebab dia”.

9. Berbuat baik kepada Orang-orang yang Lemah

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Mush’ab bin Sa’dan ia berkata, ‘Bahwasanya Sa’dan merasa dirinya memiliki kelebihan daripada orang lain. Maka Rasulullah bersabda: “Bukankah kalian ditolong dan diberi rizki lantaran orang-orang lemah di antara kalian?” “Karena itu, siapa yang ingin ditolong Allah dan diberi rizki oleh-Nya maka hendaknya ia memuliakan orang-orang lemah dan berbuat baik kepada mereka”.

Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus

10. Hijrah di Jalan Allah

Hijrah sebagaimana dikatakan oleh Imam Ar-Raghib Al-Ashfahani adalah keluar dari negeri kafir kepada negeri iman, sebagaimana para sahabat yang berhijrah dari Makkah ke Madinah. Di antara dalil yang menunjukkan bahwa berhijrah di jalan Allah termasuk kunci rizki adalah firman Allah: “Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak”. (QS. An-Nisa’: 100).

Selain yang 10 di atas ada juga beberapa acuan yang bisa disimpulkan sebagian kunci rezeki sebagai berikut :

  1. Menikah
  2. Umroh dan Haji
  3. Komunikasi (Horizontal dan Vertikal)
  4. Golongan Kanan
  5. Jaringan (Network) / Relasi / Silaturrahim
  6. Pengetahuan / Potensi / Minat
  7. Impian dan Keyakinan
  8. Fokus / Totalitas
  9. Istiqomah / Konsisten
  10. Syukur dan Sabar

Akan semakin luar lazim dan dahsyat rezeki kita jikalau kedua puluh amalan / kunci di atas dilaksanakan. Oleh karena itu laksanakanlah amalan / kunci di atas dengan sebaik-baiknya dan setulus-ikhlasnya.

Sekian info terkait dengan Menyebabkan Rizki Mengalir Tanpa putus, semoga post kali ini bermanfaat untuk Anda. Kami berharap postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Komunitas SB1M
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *