Rezeki pun Tiba dengan Tawakkal

Diposting pada

Rezeki pun Tiba dengan Tawakkal – Termasuk di antara sebab diturunkannya rizki adalah bertawakkal kepada Allah dan Yang kepada-Nya tempat bergantung. Para ulama telah menjelaskan makna tawakkal. Di antaranya adalah Imam Al-Ghazali, beliau berkata: “Tawakkal adalah penyandaran hati hanya kepada wakil (yang di tawakkali) semata”.

Rezeki pun Tiba dengan Tawakkal

Tawakal menurut Imam Ahmad adalah amalan (perbuatan) hati, bukan amalan lisan ataupun anggota tubuh lainnya, dan juga tidak disebut sebagai pengetahuan ataupun persepsi (anggapan) seseorang. Definisi lain tentang tawakal adalah penyerahan hati di hadapan Tuhan, yakni penyerahan diri terhadap berlakunya takdir.

Sebagian ulama sepakat bahwa tawakal itu tidak berarti menghilangkan usaha, maka tidak disebut tawakal kecuali setelah adanya usaha. Jika tidak demikian, tidak disebut tawakal melainkan disebut kemalasan dan tawakal yang tidak benar.

Al-Allamah Al-Manawi berkata: “Tawakkal adalah menampakkan kelemahan serta penyandaran (diri) kepada yang di tawakkali”.

Menjelaskan makna tawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, Al-Mulla Ali Al-Qori berkata: “Hendaknya kalian ketahui secara yakin bahwa tidak ada yang berbuat dalam alam wujud ini kecuali Allah, dan bahwa setiap yang ada, baik makhluk maupun rizki, pemberian atau pelarangan, bahaya atau manfaat, kemiskinan atau kekayaan, sakit atau sehat, hidup atau mati dan segala hal yang disebut sebagai sesuatu yang maujud (ada), semuanya itu adalah dari Allah”.

Dalil syar’i Bahwa Bertawakkal kepada Allah Termasuk Sebab Turunnya Rizki

Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Al-Mubarak, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Qhudha’i dan Al-Baghawi meriwayatkan dari Umar bin Khaththab bahwa Rasulullah bersabda:

“Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi- pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang”.

Dalam hadits yang mulia ini, Rasulullah yang berbicara dengan wahyu menjelaskan, orang yang bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya dia akan diberi rizki oleh Allah sebagaimana burung-burung diberi-Nya rizki. Betapa tidak demikian, karena dia telah bertawakkal kepada Dzat Yang Maha Hidup, Yang tidak pernah mati. Karena itu, barangsiapa bertawakkal kepada-Nya, niscaya Allah akan mencukupinya.

Allah berfirman:

“Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”. (Ath-Thalaq: 3).

Menafsirkan ayat tersebut, Ar-Rabi’ bin Khutsaim mengatakan: “(Mencukupkan) diri setiap yang membuat sempit manusia”.

Tawakkal di sini bukan berarti harus meninggalkan usaha Anda. Dan sungguh setiap muslim wajib berpayah-payah, bersungguh-sungguh dan berusaha untuk mendapatkan penghidupan. Hanya saja ia tidak boleh menyandarkan diri pada kelelahan, kerja keras dan usahanya, tetapi ia harus meyakini bahwa segala urusan adalah milik Allah, dan bahwa rizki itu hanyalah dari Dia semata.

Demikian info tentang Rezeki pun Tiba dengan Tawakkal semoga bermanfaat.

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *