komunitas sb1m
Daftar Sekarang! Temukan Rahasia Bangun Web Sederhana Klik di sini

Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?

Seminar SMO dan Privat FB Ads

Pembahasan kita kali ini yakni Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?. Imam An‐Nawawi mengungkapkan, “Infak yang terpuji adalah sedekah untuk jalan kebajikan, ketaatan, famili atau tamu”. Sementara itu Al‐Qurthubi menyambung, “Bersedekah mencakup hal‐hal yang fardu dan sunnah”.

Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?

Allah Swt berfirman, “Dan harta apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia­lah pemberi rezeki yang sebaik­baiknya.” (Sabaa’ [34]: 39)

Seorang muslim yang bersedekah di jalan Allah, maka Dia akan menggantikannya dengan yang lebih bagus. Seluruh yang terdapat di genggaman manusia akan binasa dan punah. Sedangkan pengganti yang sudah dipersiapkan Allah, tak akan hancur atau musnah. Selanjutnya Dia menguatkan dengan firman‐Nya.

Kebaikan Pemberi rezeki yang dimaksud dalam ayat di atas ada pada 4 hal:

  1. Allah tak bakal mengundurkannya dari waktu yang diperlukan.
  2. Allah gak mengurangi dari batas yang dibutuhkan.
  3. Allah enggak perhitungan.
  4. Allah gak merasa berat buat memberi pahala.

Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?

Allah berfirman, “Setan menjanjikan (menakut­nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir), sedang Allah menjadikan untukmu ampunan dari­Nya dan karunia. Dan Allah Maha luas (karunia­Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al‐Baqarah [2]: 268)

Tafsir ayat di atas menurut Ibnu Katsir berikut ini:

“Asy­syaithaanu ya’idukum” (Setan menjanjikan (menakut­nakuti) kamu), berarti setan menakuti kalian dengan kemelaratan, supaya kamu tidak menyedekahkan apa yang kalian miliki di jalan Allah.

“Waya’murukum bil fahsyaa” (Dan menyuruh kamu berbuat kejahatan), berarti selain setan menakut‐nakuti dengan kemiskinan, sehingga manusia gak mau bersedekah, dia juga memerintahkan manusia untuk melakukan keingkaran, dan segala masalah yang dilarang Allah Swt.

“Wallaahu ya’idukum maghfiratan minhu” (Sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada­Nya), laksana sebuah perbandingan dengan apa yang sudah ditugaskan setan untuk berbuat urusan keji.

“Wa fadhlan” (Dan karunia), artinya bagai perbandingan dengan apa yang dilakukan setan dalam menakut‐nakuti manusia dengan kesusahan. “Dan Allah Maha Luas (karunia­Nya) lagi Maha Mengetahui”.

Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?

Menurut Al‐Qurthubi, maghfirah yaitu tertutupnya dosa atau ‘aib hamba saat di dunia dan akhirat. Sementara itu karunia (fadhlan) adalah rezeki di dunia dan kelapangan serta kenikmatan dunia akhirat, semuanya adalah janji Allah Swt.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah Saw bersabda, “Allah berfirman, Berinfaklah kamu, niscaya Aku akan bersedekah kepadamu”.

Dari Asma’ binti Abu Bakar r.a, ia berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Berikanlah, dan jangan kamu tahan! Jika kamu tahan, Allah juga akan menahan (rezekimu)”.

Rasulullah Saw bersabda, “Berdermalah, dan jangan kamu tahan, (bila itu kamu kerjakan) Allah akan menahan karunia­Nya padamu”.

Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?

Rasulullah Saw juga bersabda, “Janganlah kamu tahan (dermamu), (kalau itu kamu kerjakan) Allah Swt pun bakal menahan (derma­Nya) kepadamu, dan permudahlah sekuasamu dalam membantu”.

smart detox

Rasulullah Saw juga bersabda, “Janganlah kamu simpan (sedekahmu), pasti Allah pun akan menyimpan (infak­Nya) kepadamu.”

Hadis tersebut pun menyimpan makna, kita dilarang sungkan dalam berinfak sebab takut fakir. Sama dengan bunyi hadis yang diriwayatkan dari Asma’, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Berdermalah dan jangan menghitung­hitung dermamu. Bila itu kamu lakukan, Allah pun bakal menghitung­hitung karunia­Nya untukmu. Dan, janganlah Anda menahan infakmu, bila itu engkau lakukan, Allah juga bakal menahan berkah­Nya buatmu”.

Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?

Hadis ini dijelaskan oleh Al‐Munawi sebagai berikut, ‘Berinfaklah’, berarti berinfaklah kamu, Wahai Asma’ binti Abu Bakar As‐Shiddik. ‘Jangan kamu hitung­hitung’, berarti jangan sedikit pun kamu sisakan berinfakmu buat kamu simpan atau jangan kamu hitung‐hitung harta yang kamu infakkan, bisa jadi itu yang mengakibatkan kamu gak jadi buat berinfak.

Sementara arti kalimat ‘Allah Swt juga akan menahan pemberian­Nya buatmu’ adalah Allah Swt bakal mengurangi rezekimu dengan bentuk mencabut keberkahan, menahan karunia atau dengan menghitung‐hitung perilakumu di akhirat nanti”.

Imam An‐Nawawi menambahkan, “Allah Swt bakal menahan pemberian‐Nya kepadamu, kalau kamu menahan dermamu. Dia pelit kepadamu, bila kamu pelit. Seperti itu juga Dia akan menahan karunia‐Nya untuk diberikan padamu sebagaimana kamu menahan sedekahmu”.

Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?

Rasulullah Saw bersabda, “Wahai Bilal, bersedekahlah! Dan jangan takut miskin terhadap Dzat yang memiliki Arsy’”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Ada seorang laki­laki tercenung di tanah lapang, sontak dia mendengar suara dari arah awan, ‘Siramlah lahan si fulan,’ maka awan itu beranjak ke arah lahan tersebut. Kemudian terjadilah hujan lebat sampai­sampai saluran air yang tersedia di lahan tersebut penuh dengan air. Laki­laki tadi penasaran, lalu menuju lahan itu. Dia melihat seorang laki­laki berdiri di tengah lahan sedang mengendalikan arus air dengan paculnya.

Laki­laki yang pertama menyapa, ‘Wahai hamba Allah, siapa namamu?’ Laki­laki pemilik lahan itu menjawab, ‘Namaku Fulan.’ Nama yang sama yang disebutkan oleh suara dari awan. Empunya lahan balas bertanya, ‘Wahai tuan, mengapa Anda menanyakan namaku?’

smart detox

Laki­laki itu menjawab, ‘Aku tadi mendengar bunyi datang dari awan yang menimbulkan turunnya hujan ini mengatakan begini, ‘Siramlah lahan si Fulan’ persis dengan namamu. Sesungguhnya apa yang Anda lakukan, hingga Anda menerima kehormatan ini?’

Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?

Kemudian dijawab oleh pemilik lahan, ‘Bila itu yang Anda tangkap, sebetulnya begini. Setiap kali lahan ini panen, maka aku bakal menginfakkan sepertiganya. Sepertiga yang lain buat makan aku dan keluargaku. Sementara sepertiganya lagi aku pakai buat menanam lagi lahan ini”.

Dalam riwayat yang lain, “Sepertiganya aku serahkan buat orang­orang miskin, para pengemis, serta ibnu sabil”.

Abu Darda berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Setiap pagi datang, seseorang kerap diikuti 2 malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, kirimkanlah ganti untuk orang yang derma’, sedangkan malaikat yang lainnya berdoa, ‘Ya Allah, hancurkanlah orang yang pelit.’”

Demikian info mengenai Yakin Allah SWT Bakal Membayar Tiap yang Manusia Dermakan ?, saya harap post kali ini berguna buat kawan-kawan. Saya Berharap post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Komunitas SB1M
loading...
Program Reseller Pijar Rabbani

Leave a Reply